Pengertian Ideologi Pancasila, Fungsi, Makna, Dimensi

Pengertian Ideologi Pancasila, Fungsi, Makna, Dimensi

Pengertian Ideologi Pancasila

ideologi-pancasila

Konsep ideologi Pancasila merupakan nilai luhur budaya dan agama bangsa Indonesia. Pancasila menjadi dasar dasar negara dan ideologi negara. Jadi Ideologi Pancasila merupakan kumpulan nilai atau norma yang berdasarkan pada prinsip Pancasila yang ada.

Dasar negara itu sendiri adalah dasar kehidupan bernegara. Basis negara merupakan dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara.

Tanpa landasan negara berarti negara tersebut tidak memiliki pedoman dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara, sehingga tidak memiliki arah dan tujuan yang jelas serta akan mendorong terjadinya kekacauan. Landasan negara adalah pedoman hidup bernegara yang meliputi cita-cita bernegara, cita-cita bernegara, dan norma bernegara.

Fungsi Pancasila sebagai Ideologi Negara

  • Mempersatukan bangsa Indonesia, memperkuat dan memelihara persatuan serta persatuan.
  • Membimbing dan membimbing bangsa Indonesia untuk mencapai tujuannya.
  • Berikan kemauan untuk melestarikan dan mengembangkan jati diri bangsa Indonesia
  • Klarifikasi dan pemantauan situasi serta kritik terhadap setiap upaya mewujudkan cita-cita yang terkandung dalam Pancasila.
  • Sebagai pedoman hidup bangsa Indonesia, menjunjung tinggi keutuhan negara dan meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia.

Pentingnya ideologi Pancasila

Selain posisinya sebagai landasan negara, Pancasila juga merupakan ideologi nasional bangsa Indonesia.

Pancasila berarti dari ketentuan ini bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi Pancasila menjadi cita-cita

normatif penyelenggaraan negara.

Pancasila adalah ideologi yang memiliki arti sebagai berikut:

  • Nilai-nilai yang diberikan dalam Pancasila merupakan cita-cita normatif penyelenggaraan negara.
  • Nilai-nilai yang diberikan dalam Pancasila merupakan nilai-nilai yang telah disepakati bersama sehingga menjadi sarana pembakuan (pemaduan) masyarakat Indonesia.

3 dimensi ideologi Pancasila

  • Dimensi realitas, yaitu nilai-nilai dasar yang terkandung dalam ideologi mencerminkan realitas kehidupan yang ada dalam masyarakat tempat ideologi pertama kali ada.
  • Dimensi idealisme, artinya kualitas ideologis yang terkandung dalam nilai-nilai inti tersebut dapat memberikan harapan masa depan yang lebih baik bagi semua golongan dan masyarakat.
  • Dimensi fleksibilitas yaitu kemampuan ideologi untuk mempengaruhi dan beradaptasi dengan perkembangan masyarakat.

Nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara

Nilai-nilai Pancasila adalah nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi dan keadilan. Itulah nilai-nilai dasar dalam kehidupan bernegara, berbangsa dan bermasyarakat.

Nilai-nilai Pancasila diklasifikasikan sebagai nilai-nilai spiritual yang didalamnya disisipkan nilai-nilai lain secara lengkap dan harmonis, baik itu nilai vital, nilai material, nilai kebenaran (realita), nilai etika, nilai estetika. Atau bahkan nilai-nilai agama. Nilai-nilai Pancasila adalah ideologi obyektif dan subjektif.

Nilai-nilai Pancasila bersifat obyektif

Nilai-nilai obyektif Pancasila adalah:

  • Rumusan Pokok Pancasila memiliki makna yang paling dalam.
  • Pancasila yang terekam dalam Pembukaan UUD 1945 merupakan asas pokok negara.
  • Hakikat nilai-nilai Pancasila akan tetap ada sepanjang kehidupan masyarakat Indonesia.
  • Nilai-nilai Pancasila bersifat subjektif

Sedangkan nilai subyektif Pancasila menjelaskan bahwa eksistensi nilai-nilai Pancasila bergantung pada bangsa Indonesia itu sendiri. Hal tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Nilai-nilai Pancasila muncul dari bangsa Indonesia.
  • Nilai-nilai Pancasila mengandung nilai-nilai spiritual.
  • Nilai-nilai pancasila inilah yang menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia.
  • Nilai-nilai Pancasila yang didalamnya merupakan nilai-nilai yang diteliti, ditumbuhkan dan juga dikembangkan dari budaya bangsa Indonesia

Pancasila merupakan sumber nilai yang mensyaratkan konstitusi memuat muatan yang mewajibkan pemerintah, penyelenggara negara termasuk pengurus partai, dan golongan fungsional untuk memelihara akhlak manusia yang luhur serta menjunjung tinggi cita-cita moral yang luhur rakyat.

Demikian penjelasan tentang pengertian ideologi, fungsi, makna, dimensi dan nilai Pancasila. Semoga apa yang telah diuraikan diatas dapat bermanfaat untuk anda semua. Terima kasih

Sumber :